Ruteng, unikastpaulus.ac.id – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santo Paulus Ruteng mengukuhkan Prof. Dr. Hieronimus C. Darong, S.S., M. Pd sebagai Guru Besar ke 3 setelah resmi dikukuhkan dalam sidang senat terbuka pada Jumat, (28/2/2025).
Rektor Unika St. Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Theol, membuka sidang senat yang berlangsung di lantai 5 gedung utama kampus.
Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T, M.Eng, memimpin pengukuhan Prof. Hieronimus sebagai Guru Besar.
Hadir dalam acara ini Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, Vikjen Keuskupan Ruteng, perwakilan pemerintah dari tiga kabupaten di Manggarai Raya, unsur Forkopimda, Ketua Yayasan Santu Paulus Ruteng, Ketua Senat, Tokoh Agama, Dekan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, serta keluarga dan tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Menteri Pendidikan Tinggi Tetapkan Dr. Hieronimus Canggung Darong Sebagai Profesor
Rombongan LLDIKTI dan keluarga Prof. Hieronimus mendapat penyambutan adat di pintu masuk gedung utama.
Dengan pengukuhan ini, Unika Ruteng kini memiliki tiga Guru Besar, termasuk Prof. Dr. Yohanes Servatius Lon, M.A., dan Prof. Dr. Sebastianus Menggo.
Komitmen Akademik dan Transformasi Sosial
Dalam pidatonya, Dr. Agustinus menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga tanggung jawab intelektual yang besar.
Unika St. Paulus Ruteng terus menjadi pusat pendidikan yang membentuk pemimpin, pemikir, dan agen perubahan di Manggarai Raya.
Sebagai profesor, Prof. Hieronimus memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mengajar. Ia harus menumbuhkan pemikiran kritis, mendorong rasa ingin tahu, dan berkontribusi pada transformasi akademik serta sosial.
Baca Juga: Guru Profesional di Era Digital: Transformatif, Edukatif, dan Kolaboratif
Kampus tidak boleh statis, tetapi harus menjadi ruang inovasi dan solusi.
“Universitas harus menjadi pusat dialog dan tempat refleksi kritis yang menghasilkan tindakan nyata untuk perubahan positif,” ujar Dr. Agustinus.
Peran Profesor dalam Masyarakat
Menurut Dr. Agustinus, profesor bukan hanya pendidik, tetapi juga pemimpin pemikiran yang menghubungkan teori akademis dengan permasalahan sosial.
Prof. Hieronimus memiliki peran penting dalam membekali mahasiswa dan akademisi dengan pemahaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Baca Juga: Momen Bersejarah! Prof. Dr. Hieronimus Darong Resmi Menjadi Guru Besar Unika Ruteng
Pendidikan, katanya, harus membongkar mitos-mitos yang menghambat kemajuan, termasuk keyakinan bahwa kemiskinan dan keterbelakangan tidak dapat dihindari.
Seorang profesor tidak hanya mengajar, tetapi juga membebaskan dan menanamkan kesadaran kritis.
“Kita tidak hanya membahas masalah, tetapi juga mencari solusi untuk mengubah dunia menjadi lebih baik,” tutup Dr. Agustinus.
Penulis Berita: Selvianus Hadun

